Tokoh /
by Munir Kartono -
28 Agu 2026, 13:00 WIB
Kisah reflektif tentang perjalanan dari kekecewaan dan ketidakadilan hingga ekstremisme, pembinaan, dan menemukan kembali makna menjadi warga negara.
Analisa /
by Arti Rahardjo -
27 Agu 2026, 07:30 WIB
Saat algoritma lebih cepat memahami anak daripada orang tua, keluarga menghadapi tantangan baru dalam membentuk jati diri, nilai, dan ketahanan anak di era digital.
News /
by Eka Setiawan -
26 Agu 2026, 08:00 WIB
Ustazah Mona, Bhayangkari Densus 88, mengukir prestasi lewat tilawah Alquran hingga meraih juara nasional dan internasional dalam ajang MTQ.
Analisa /
by Dr. Haris Amir Falah, M.A -
25 Agu 2026, 07:30 WIB
Belajar dari Taliban, HTI, dan JI untuk memahami strategi Indonesia menghadapi radikalisme, dari penegakan hukum hingga dialog, pembinaan, dan reintegrasi sosial.
Analisa /
by Munir Kartono -
24 Agu 2026, 07:30 WIB
Anak belajar bukan hanya dari sekolah dan orang tua, tetapi juga dari layar. Ketika kekerasan terus dipertontonkan dan dibenarkan, siapa sebenarnya yang sedang mendidik mereka?
Analisa /
by Ilham Alfarizi -
23 Agu 2026, 07:30 WIB
Tragedi Nonthaburi dan Zamboanga mengungkap bahaya senjata, kesepian, bullying, kesehatan mental, dan kekerasan digital yang mengancam anak-anak.
News /
by Eka Setiawan -
21 Agu 2026, 07:00 WIB
Sebanyak 39 anak di Jawa Tengah terpapar radikalisme digital. Densus 88 mendorong kolaborasi untuk mencegah penyebaran paham kekerasan di ruang digital.
News /
by Dr. M. Saifuddin Umar -
20 Agu 2026, 07:00 WIB
12 mantan napiter di Surabaya membangun kemandirian ekonomi melalui pendampingan dan usaha produktif sebagai jalan reintegrasi sosial.
Tokoh /
by WAVE Community -
19 Agu 2026, 07:30 WIB
Setelah penangkapan orang-orang di lingkaran Farhan, rumah yang dulu menjadi tempat pulang berubah menjadi ruang penuh kecemasan, kecurigaan, dan ketakutan
News /
by Dr. M. Saifuddin Umar -
18 Agu 2026, 07:00 WIB
15 mantan napiter dan eks Jamaah Islamiyah mengikuti upacara HUT RI ke-81 di Balai Kota Surabaya. Sebuah kisah tentang reintegrasi, kebinekaan, dan jalan pulang.
Analisa /
by Munir Kartono -
17 Agu 2026, 08:00 WIB
81 tahun merdeka, kita masih menghadapi penjajahan dalam bentuk lain: bullying, penghinaan, dehumanisasi, dan kekerasan yang tumbuh di ruang sosial dan digital.