Bukan Soal Pesan, Tapi Siapa yang Menjawab
Bukan soal pesan, tapi siapa yang menjawab. Mengapa kontra-narasi P/CVE membutuhkan dialog, pendampingan, dan pembagian peran yang jelas untuk mencegah ekstremisme.
by Munir Kartono - 2 Okt 2026, 07:00 WIB
Bukan soal pesan, tapi siapa yang menjawab. Mengapa kontra-narasi P/CVE membutuhkan dialog, pendampingan, dan pembagian peran yang jelas untuk mencegah ekstremisme.
by Munir Kartono - 2 Okt 2026, 07:00 WIB
Analisa / by Dr. Haris Amir Falah, M.A - 30 Sep 2026, 07:30 WIB
Memahami ekstremisme kanan dan kiri melalui sejarah Indonesia, dari Madiun 1948 hingga 1965, serta pentingnya menolak kekerasan dan menjaga kemanusiaan.
Analisa / by Arti Rahardjo - 28 Sep 2026, 07:30 WIB
True Crime Community di ruang digital membuat pelaku kekerasan dianggap “relatable”. Mengapa remaja tertarik, mencari identitas, dan merasa terhubung dengan mereka?
Analisa / by Munir Kartono - 25 Sep 2026, 07:00 WIB
Balmond, Gusion, dan Mobile Legends menjadi pintu masuk untuk memahami bagaimana anak belajar mengenali, meniru, dan memaknai kekerasan di ruang digital.
Analisa / by Dr. Haris Amir Falah, M.A - 23 Sep 2026, 07:30 WIB
Setelah Jamaah Islamiyah (JI) dibubarkan, nasib anggota yang masih dipenjara perlu mendapat perhatian. Evaluasi perubahan dan reintegrasi menjadi penting.
Analisa / by Munir Kartono - 21 Sep 2026, 07:30 WIB
Saat kekuasaan menormalisasi bahasa merendahkan, anak-anak ikut belajar bahwa berbeda pendapat boleh dibalas dengan penghinaan. Apa dampaknya?
Analisa / by Munir Kartono - 15 Sep 2026, 08:00 WIB
Transmedia storytelling menawarkan pendekatan baru dalam pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan dengan membangun ekosistem narasi yang koheren, partisipatif, dan berjejaring
Analisa / by Arif Budi Setyawan - 13 Sep 2026, 07:00 WIB
Memenangi pertarungan di ruang digital butuh narasi tandingan yang manusiawi, literasi emosi anak muda, dan kehangatan ruang keluarga.
Analisa / by Redaksi - 11 Sep 2026, 08:00 WIB
Refleksi 25 tahun serangan 11 September 2001 tentang terorisme, perang melawan teror, dampak kebijakan AS, dan berkembangnya narasi ekstremisme.
Analisa / by Dr. Haris Amir Falah, M.A - 10 Sep 2026, 07:30 WIB
Radikalisme tidak selalu datang melalui paksaan. Ia bisa tumbuh dari pertemanan, kedekatan, dan ruang digital yang perlahan mengubah cara pandang seseorang.
Analisa / by Arif Budi Setyawan - 6 Sep 2026, 07:00 WIB
Refleksi 25 tahun pasca-9/11: metamorfosis radikalisme dari aksi fisik WTC ke jaringan virtual "Internetistan", perang algoritma, dan pentingnya pendekatan manusiawi.
Analisa / by Dr. Haris Amir Falah, M.A - 3 Sep 2026, 10:00 WIB
Membaca Milad 80 Tahun Panji Gumilang di Al-Zaytun: antara legitimasi, kekuasaan, sejarah NII KW 9, dan ujian deradikalisasi