Kekerasan oleh Aparat, Teladan Buruk bagi Masyarakat
Kekerasan oleh aparat bukan sekadar ulah individu. Keteladanan, akuntabilitas, dan konsistensi hukum menjadi kunci mencegah kekerasan dinormalisasi di masyarakat.
by Munir Kartono - 8 jam lalu
Kekerasan oleh aparat bukan sekadar ulah individu. Keteladanan, akuntabilitas, dan konsistensi hukum menjadi kunci mencegah kekerasan dinormalisasi di masyarakat.
by Munir Kartono - 8 jam lalu
Analisa / by Ilham Alfarizi - 23 Okt 2026, 08:00 WIB
Remaja SMP-SMA kini berperan dalam propaganda terorisme di media sosial, dari menyebarkan narasi radikal hingga merekrut anggota dan merencanakan aksi teror.
Analisa / by Dr. Haris Amir Falah, M.A - 22 Okt 2026, 07:45 WIB
Apakah ideologi terorisme benar-benar bisa hilang? Perjalanan perubahan pemahaman agama, pergeseran keyakinan, dan tantangan deradikalisasi menuju perdamaian.
Analisa / by Ilham Alfarizi - 18 Okt 2026, 08:00 WIB
Konflik ISIS dan al-Qaeda di Sahel, Afrika Barat, mengungkap persaingan ideologi, perebutan wilayah, dan ambisi kekuasaan yang memicu perang berdarah antarkelompok teroris.
Analisa / by Redaksi - 16 Okt 2026, 10:15 WIB
Asap karhutla terus berulang, warga kembali menanggung dampaknya. Bagaimana tata kelola lahan, lemahnya pencegahan, dan tanggung jawab negara menjadi sorotan.
Analisa / by Munir Kartono - 13 Okt 2026, 07:30 WIB
Kekerasan anak bukan sekadar kenakalan. Setiap anak membutuhkan orang dewasa yang mau mendengar, memahami, dan melindunginya sebelum semuanya terlambat.
Analisa / by Dr. Haris Amir Falah, M.A - 10 Okt 2026, 07:30 WIB
Di balik ramainya program pencegahan radikalisme, ada pertanyaan penting: apakah kegiatan benar-benar menghasilkan perubahan atau sekadar memenuhi target dan anggaran?
Analisa / by Arti Rahardjo - 6 Okt 2026, 07:30 WIB
Hyper-individuation membuat dunia terasa semakin personal bagi setiap individu. Lalu, mengapa anak muda justru semakin kesepian di tengah dunia digital?
Analisa / by Munir Kartono - 2 Okt 2026, 07:00 WIB
Bukan soal pesan, tapi siapa yang menjawab. Mengapa kontra-narasi P/CVE membutuhkan dialog, pendampingan, dan pembagian peran yang jelas untuk mencegah ekstremisme.
Analisa / by Dr. Haris Amir Falah, M.A - 30 Sep 2026, 07:30 WIB
Memahami ekstremisme kanan dan kiri melalui sejarah Indonesia, dari Madiun 1948 hingga 1965, serta pentingnya menolak kekerasan dan menjaga kemanusiaan.
Analisa / by Arti Rahardjo - 28 Sep 2026, 07:30 WIB
True Crime Community di ruang digital membuat pelaku kekerasan dianggap “relatable”. Mengapa remaja tertarik, mencari identitas, dan merasa terhubung dengan mereka?