Spiderman No Way Home

Spiderman No Way Home : Akibat Tak Dengarkan Ahlinya

By

Menghabiskan malam tahun baru 2021 bersama keluarga di rumah saja dengan menonton film Dr. Strange lewat aplikasi film streaming yang direkomendasikan oleh adik saya, sebagai seorang penggemar marvel. Karena beberapa pekan sebelumnya kami sekeluarga sempat nonton Spiderman No Way Home yang rilis pada Desember 2021 lalu. Bunda saya belum pernah nonton Dr. Strange jadi bingung dengan sosok penyihir, tapi dipanggil dokter di film Spiderman yang terbaru ini .

Ngomongin soal Spiderman No Way Home, ada beberapa hal dalm film tersebut ternyata relate dengan cerita masa lalu saya, yaitu rela ke suriah setelah dapat info atau berita dari internet tentang negri yang adil dan sejahtera. Bukan mau cocok logi sih, tapi hal ini berawal dari obrolan kami sekeluarga dalam perjalanan pulang.

Seperti biasa, abis nonton ada saja hal-hal yang dibicarakan. Mulai dari kesan, pendapat, rasa senang, bingung karena ada yang tidak dimengerti, dan masih banyak lagi. Sampai pada pendapat dari ayah saya bahwa ada hal yang kurang masuk akal. Kemudain saya tanya, apa hal yang kurang masuk akalnya. Menurutnya adalah sosok Peter Parker yang diperankan oleh actor Tom Holland sangatlah keras kepala. Padahal Dr. Strange sudah menjelaskan secara detail penyebab dan akibatnya pada Peter. Menurut ayah saya agak aneh, kok bisa-bisanya dia batu banget, gak mau dengerin orang yang udah belajar cukup lama dan berpengalaman.

Kemudian saya coba menambahkan, bahwa bisa jadi Peter Parker gambaran atau contoh dari sikap beberapa anak muda seumurannya. Penuh semangat membara, mencoba hal baru, rasa ingin tahu yang tinggi, rasa ingin menolong tinggi, teguh dan yakin penuh pada keyakinanya sampai gak mau dengerin omongan atau masukan orang lain, dan bocah labil.

Sampai bunda saya akhirnya bilang “lah.. itu tuh contohnya kan udah ada”. Duh, jadi ini ayah saya tadi awalnya emang mau nyindir atau gimana ya, hehehe. Karena saya dulu juga gak mau dengerin masukan beliau. Ya, pada saat itu saya juga batu banget.

Dr. Strange berencana untuk mengembalikan musuh-musuh dari film-film spiderman sebelumnya yang datang ke dunia Peter saat ini, kembali ke tempat para musuh berasal, yang pada kenyatannya mereka semua itu sudah mati, dan itu merupakan takdir mereka. Namun, peter parker (tom Holland) bersikeras bahwa para musuh ini dapat disembuhkan dan Peter sangat yakin mereka bisa berubah.

Dr. Strange sudah menjelaskan panjang lebar pada Peter dan berharap Peter mengikuti dirinya. Namun Peter enggan mendengarkannya, dan Pertikaian antara Dr. Strange denga Peter, dimenangkan oleh Peter.

Sebagaimana yang kita ketahui, setiap keputusan yang kita ambil tentu ada risiko atau konsekuensinya. Benarlah Dr. Strange, diantara musuh tersebut ada yang tidak bisa diubah. Sehingga terjadilah pertempuran antara Peter dengan musuh-musuh tersebut dan mengakibatkan Peter kehilangan orang kesayangannya.

Kesadaran datang setelah ditampar oleh kenyataan. Ya, tentu saja itu yang saya alami dulu. Harus lihat dengan mata kepala sendiri dulu, baru mau dengerin saran atau masukan orang. Kita bisa banget,lho untuk tidak mengikuti jejak seperti demikian. Kita bisa memulainya dari mau belajar untuk lebih sabar, slow, dan belajar mendengarkan masukan atau pendapat orang lain, terlebih orang yang sudah berilmu dan berpengalaman di bidangnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like