Terima Kasih

Terima Kasih, Maaf, Tolong

By

Kata-kata Terima Kasih, Maaf dan Tolong mungkin sering kita gunakan sehari-hari. Terima kasih dan tolong menunjukkan hal yang sebenarnya cukup dalam, dimana kita membutuhkan orang lain. Inilah hakikatnya manusia sebagai makhluk sosial.

Ungkapan terima kasih bisa membayar hal-hal yang tidak bisa terbeli dengan uang seperti waktu, perlakuan dan ucapan. Seseorang bisa jadi ikhlas atas waktunya yang terbuang hanya karena kita mengucapkan “Makasih lho”. Ruangobrol pernah membahas tentang manfaat ucapan ini!

(Lihat : 5 Manfaat Ucapan Terima Kasih)

Sedangkan kata tolong akan berdampak kepada orang merasa lebih dihargai. Setidaknya kata ini membuat kita lebih menyadari arti keberadaan orang lain yang penting. Kata tolong juga mereduksi kata perintah menjadi lebih lembut dan sopan. Tanpa disadari, ketika mengucapkan kata tolong, kita akan mengekpresikan posisi yang lebih lemah dimana bantuan akan terasa lebih tulus.

Adapun kata Maaf berarti kita menghargai orang lain dan terasa lebih dipahami. Kita kanĀ gak tahu apakah perkataan yang menurut kita biasa saja ternyata menyinggung. Atau mungkin perbuatan kita baik sengaja atau tidak ternyata menyakiti orang lain. Saat seseorang marah, maaf secara perlahan mengurangi emosi meski masih ngoceh. Hehehe

Sayangnya, semakin dekat kita dengan seseorang, maka kata-kata ini justru akan semakin jarang digunakan. Kata terima kasih dibalas hanya dengan “oke”. Adapun kata tolong dihapus dan cukup diganti “Eh, ambilin”, “Eh, pasangin”, eh eh eh. Parahnya, kata maaf malah diganti kalimat “Gitu aja baper“.

Tiga kata apresiasi ini tetap perlu dipakai sedekat apapun kita dengan orang itu. Bahkan ke diri sendiri. Ini yang sering lupa bahwa kita sering menyiksa diri sendiri tapi tak bisa mengapresiasi diri sendiri. Apresiasi diri sendiri juga penting untuk menularkan hal yang positif. Minimal kita mulai dengan mengucapkan terima kasih kepada diri sendiri yang sudah mau bertahan untuk tetap sehat hingga hari ini. Maaf kalau makannya micin terus. Tolong dipahami.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like