Pentolan Kamp Moro ditangkap Densus 88

By

Beberapa jam sebelum insiden bom meledak di Polrestabes Medan, Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang terduga teroris di Jakarta. Terduga teroris itu bernama Wiji Joko Santoso alias Patria alias Dwi.

Pria yang kini berusia 44 tahun itu kelahiran Rembang. Alamat sesuai KTP di Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat. Sementara alamat terakhirnya di Perumahan Bukit Mampang Residence Utara, Grogol, Kecamatan Limo, Depok.

Informasi dari kepolisian, Wiji ditangkap Rabu 13 November 2019 sekira pukul 06.10 WIB, penangkapan di SDIT Izzati Depok.

Wiji tercatat pernah menjadi pelatih di Moro (Moro Islamic Liberation Front) Filipina pada tahun 1999 di angkatan pertama sampai sekitaran tahun 2001 – 2002. Kamp Moro itu adalah kamp yang didirikan oleh beberapa alumni ‘jihad’ Afghanistan di era 80-an.

Jejak lainnya, Wiji ini pernah ke Suriah pada tahun 2012 bersama Askari dengan tujuan untuk menjalin hubungan dengan kelompok Free Syirian Army (FSA). FSA sendiri merupakan salah satu kelompok pemberontak yang kontra terhadap pemerintahan setempat.

Wiji tercatat pernah melakukan perjalanan ke beberapa negara di tahun 2012-2013, di antaranya ke Vietnam, Thailand, Qatar, Singapura, Filipina, Uni Emirat Arab, Sri Lanka hingga Hongkong.

Wiji memiliki keahlian militer, membuat bom dan perakit senjata. Keahliannya inilah yang jadi salah satu pertimbangan kenapa dirinya pernah menjadi instruktur di Kamp Moro Filipina.

Salah satu eks kombatan yang berkomunikasi dengan ruangobrol.id membenarkan nama itu pernah berada di Kamp Moro. Eks kombatan itu juga pernah di lokasi yang sama.

Sementara itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti terkait penangkapan Wiji. Di antaranya; beberapa ponsel, laptop, busur panah, buku rekening hingga buku tentang jihad. Buku itu berjudul Perjalanan Gerakan Jihad (1930-2002) Sejarah, Eksperimen dan Evaluasi, ditulis oleh Abu Mush’ab As-Suri seorang analis jihad modern asal Suriah.

 

Foto Dok. Polri: Beberapa barang bukti yang diamankan seiring penangkapan Wiji di Depok.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like