5 Alasan Kenyamanan Facebook Bagi Para Ibu

By

Perkemangan zaman membawa banyak platform media sosial saat ini seperti instagram, facebook, twitter dan lain-lain. Twitter jadi salah satu pilihan yang dijauhi oleh para ibu karena dianggap membingungkan. Para orang tua kita akan lebih nyaman menggunakan facebook. Kenapa demikian? Ini 5 alasannya yang berhasil dikumpulkan tim ruangobrol.id

Ruang Curhat

Seperti yang telah disebutkan pada artikel sebelumnya (Aturan Baku Media Sosial) bahwa facebook merupakan ruang terbaik untuk curhat. Kita bisa menceritakan persoalan rumah tangga hingga politik. Sedangkan di twitter, biasanya curhatan pribadi sehari-hari kurang laku dibanding curhat sosial, harus agak wow. Saat kita curhat di facebook, akan banyak respon yang masuk dan memberi perhatian. Hal ini mungkin saja sulit kita dapatkan sehari-hari secara nyata. Kadang para ibu juga memberi kode-kode lewat media sosial facebook. Misalnya dia share tentang “Alasan Istrimu Perlu Diajak Jalan-Jalan” atau “Inilah Kelelahan Istri Sehari-hari di Rumah”.

Informasi pun tergolong banyak di facebook meskipun tidak semua informasi bisa diterima. Mungkin terkait hal ini, facebook bisa bikin aplikasi penyaring hoax. Ini masih jadi PR sih.

Ruang Penyimpanan Foto

Ini juga penting. Pasti kalian sering kan melihat mereka yang mengunggah foto sekaligus banyaaaak? Itu jelas agak sulit dilakukan di instagram yang terbats hanya 10 atau twitter yang terbatas 4. Di facebook bisa bikin album pula Facebook membuat kita mengabadikan moment tak terbatas secara digital. Hal ini seperti zaman cetak foto dulu yang mengabadikan setiap moment dan kemudian menyimpannya. Jadi harap maklum jika para ibu memasukan foto mulai dari uji coba, candid, muka jelek, blur bahkan foto kaki karena belum siap. Seperti halnya album di dunia nyata, album di facebook dibagikan kepada teman-teman yang ia kehendaki. Jadi meskipun berteman, tapi dia gak mau berbagi denganmu ya tanpa harus menghapus pertemanan, kamu bisa membatasi aksesnya.

Ruang Pertemanan

Facebook menggunakan istilah “teman”. Sedangkan instagram dan twitter menggunakan istilah “followers”. Istilah teman dirasa lebih dekat dibanding pengikut yang nampak seperti fans saja. Selain itu pada pertemanan ada istilah menerima pertemanan atau tidak dan ketika menerima artinya sah kalian berteman dan mengikuti satu sama lain. Seperti di dunia nyata, yang namanya teman, akan tau satu sama lain bukan? Sedangkan pada konteks pengikut, kamu tidak berkewajiban mengikutinya balik. Jadi rasanya kurang sreg dan kurang adil gak sih? Bertepuk sebelah tangan. Hehehe. Untuk fans kita bisa menyukai sebuah fanpage bukan akun biasa.

Ruang Bermain

Banyak permainan yang bisa kita lakukan di facebook dan tidak bisa dilakukan di platform lain. Permainan mulai dari kuis hingga prediksi lucu-lucuan seperti “Ini mukamu 20 tahun lagi” atau “Ini wajah anakmu kelak”. Hal ini cukup mendorong banyak orang untuk menggunakan sosial media ini, dengan alasan game yang ditawarkan hanya ada di facebook, orang-orang segera membuat akun dan memainkan game dengan sepuas hati. Saat pengguna game mencapai kemenangan, facebook memberikan layanan untuk di share di dinding / wall pengguna. Pengguna juga dapat mengundang temannya agar bisa bermain bersama secara online. Kalau misalnya kuis tentang “Apa yang sedang kamu inginkan” dan jawabannya tepat, biasanya jadi ajang kode lagi nih buat para istri ke suaminya.

Ruang Belajar Media Sosial

Penggunaan facebook memang tergolong lebih mudah dibanding media sosial lainnya. Facebook termasuk rajin memberikan tatacara penggunaannya, banyak petunjuk, tanpa kode-kode. Ketika kita memposting sesuatu, kemudian menyukai, mengomentari, itu dirasa lebih mudah dibanding instagram atau retweet di twitter. Apalagi ada fitur pengguna gratis, jadi kalau mau belajar bisa dari facebook.

 

Jadi, kuncinya kalau para suami mau istrinya berhenti main facebook, coba gantikan facebook di hidupnya seperti jadi teman curhat, bikin moment kebersamaan, menjadi temannya, ajak main dan beri waktu untuknya agar tidak perlu belajar media sosial. Hehehe. Tapi kalau ibu-ibu mau ngobrol gratisan juga bisa ngobrol sama kita. Cek di kanan bawah, ada kolom chat disana! Curhatnya yang pasti nyaman dan aman, tanpa bocor-bocor! Ditunggu curhatnya buibuuu.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like