Benteng Van Der Wijck: Benteng Megah di Selatan Jawa, Sempat dipakai Syuting The Raid 2

By

“Aku dibangun tahun 1818”

Kalimat itu tertera di sebuah bangunan kuno berbentuk segi delapan. Meski usianya sudah 201 tahun (kalau dihitung sampai sekarang di tahun 2019), bangunan itu masih terlihat kokoh berdiri.

Bangunan itu adalah sebuah benteng. Namanya, Van Der Wijck. Lokasinya, di Jawa Tengah bagian selatan, tepatnya di Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah. Bangunan ini termasuk dalam Bangunan Cagar Budaya, yang wajib dilindungi keberadaannya.

Bangunan yang kerap disebut benteng merah itu, adalah bangunan peninggalan Pemerintah Kolonial Hindia Belanda. Tingginya 10 meter, luas 7.816 meter persegi, ketebalan dinding 1,40 meter serta tebal lantainya 1,10 meter. Bangunan ini terdiri dua tingkat, totalnya punya 67 pintu.

Sesuai namanya, benteng ini dibangun oleh salah satu komandan Hindia Belanda saat itu; Van Der Wijck. Benteng ini sempat diambil alih Jepang saat negara Sakura itu menduduki Indonesia. Setelah Indonesia merdeka, benteng ini diambil alih, kemudian dipugar. Fungsinya dijadikan objek wisata sejarah.

Catatan sejarah menyebutkan, benteng ini merupakan salah satu bangunan terkait politik Benteng Stelsel Belanda. Artinya, Belanda mendirikan benteng-benteng pertahanan di setiap daerah yang berhasil dikuasainya untuk mempersempit wilayah gerak lawan, termasuk ketika itu Pangeran Diponegoro dan pasukannya.

Pada politik Benteng Stelsel itu, berdasar peta sejarah, Belanda pernah mendirikan satu benteng di wilayah Bagelen (Kedu Selatan) bagian barat. Nah, satu-satunya benteng di wilayah Kedu Selatan bagian barat ini adalah Benteng Van Der Wijck. Penamaannya berdasar papan nama yang terbuat dari logam di atas pintu gerbang utama.

Saat ini, benteng yang sempat dipakai syuting film The Raid 2 itu banyak dikunjungi masyarakat. Terutama saat liburan.

Seperti saat ruangobrol.id mengunjunginya pada Jumat (14/6/2019) siang. Banyak masyarakat berkunjung ke sana, baik tua, muda, anak-anak, laki-laki maupun perempuan.

Ada beberapa wahana permainan di komplek benteng itu, mulai dari water park, kereta kencana, kereta atas benteng dan lainnya. Wahana kereta atas benteng ini adalah satu-satunya yang ada di Indonesia. mengingat atap benteng ini terbuat dari batu bata merah yang kuat, menyerupai bukit-bukit kecil.

Selain itu, para pedagang aneka kerajinan maupun makanan juga berjajar rapi di komplek benteng. Di sana juga menyediakan penginapan.

Jadi, tak ada salahnya menyempatkan diri berwisata di benteng yang megah ini ketika liburan. Mengingat sejarah sekaligus melepas penat dengan menikmati berbagai wahana wisata di sana.

 

FOTO EKA SETIAWAN

Warga berfoto di depan Benteng Van Der Wijck, Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah, Jumat (14/6/2019).

 

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like