Melihat Kemegahan Gereja Blenduk Semarang

By

Kalau jalan-jalan ke Kota Semarang, jangan lupa mampir ke Kota Lama. Itu loh, kawasan di sebelah selatan Stasiun Tawang. Sebuah kawasan yang penuh dengan gedung-gedung tua peninggalan Pemerintah Kolonial Hindia Belanda.

Nah, kalau sudah ke Kota Lama, jangan lupa pula mampir di Gereja Blenduk. Lokasinya di tengah-tengah Kota Lama, di Jalan Letjen Suprapto, persis sebelah barat Taman Srigunting.

Sesuai keterangan yang tertulis di sana, Gereja Blenduk alias GPIB Immanuel didirikan pada tahun 1742 dengan gaya Pseudo Baroque, yaitu gaya arsitektur Eropa Klasik dari abad 17-19.

Gereja Blenduk menjadi salah satu landmark Kota Lama Semarang dan menjadi Cagar Budaya Peringkat Nasional. Gereja Blenduk pada keterangan di sana juga disebutkan merupakan Kantor Majelis Jemaat Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat.

Bangunan yang dengan ciri khas kubah besar di atapnya itu juga jadi cagar budaya. Artinya keberadaannya harus dilestarikan, dilindungi Undang-Undang RI No.11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Tiap harinya, di sana banyak dikunjungi wisatawan, baik dalam maupun luar kota, bahkan wisatawan asing. Seperti para filantropis yang jalan-jalan selepas kapal pesiarnya sandar di Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang, tak jauh dari Kota Lama.

Lokasi ini juga kerap digunakan para warga untuk berfoto, prewedding ataupun kegiatan-kegiatan sosial budaya.

Sebab banyak dikunjungi, tentunya ini juga mendatangkan keuntungan bagi warga. Mereka berjualan, membuka warung angkringan sampai jasa foto ala noni Belanda, tersedia di sana.

Artinya, bangunan itu, selain jadi tempat ibadah, juga mendatangkan manfaat bagi banyak orang. Dari wisata sampai urusan mencari nafkah.

Kalau datang di April ini, Kota Lama sedang direnovasi. Perbaikan jalan, saluran air, trotoar hingga fasilitas lain sedang dikebut pihak Pemerintah Kota Semarang. Rencananya, akhir April ini pembangunan kembali Kota Lama ditarget rampung.

Jadi, jangan sungkan berkunjung ke sini. Sejenak menikmati keindahan bangunan tinggalan Kolonial Belanda.

 

FOTO RUANGOBROL.ID/EKA SETIAWAN

Sejumlah merpati terbang di dekat kubah Gereja Blenduk, Kota Semarang. Foto diambil Selasa (23/4/2019).

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like