Ramadan Selalu Menggembirakan

By

Ramadan tiba, Ramadan tiba, Ramadan tiba!

Di mana-mana, lagu milik musisi Opick itu berbunyi. Entah di HP, sampai di orang-orang main musik. Kalau di televisi, nggak tau, karena saya udah lama nggak nonton televisi hehehe.

Hari ini udah hari ke-2 Ramadan kalau dari penanggalan Hijriah yang jatuh di tahun 1440. Kalau Masehinya ini tanggal 7 Mei tahun 2019. Harinya Selasa.

Saya yakin, Ramadan pasti punya cerita sendiri-sendiri. Mulai anak-anak bermain petasan, bangunin orang sahur pakai alat musik maupun alat dapur sekenanya, sampai cerita-cerita tentang menunggu bedug Magrib.

Tradisi untuk menyambut bulan itu juga beragam. Mulai dari arak-arakan besar karnaval sampai pawai kecil-kecilan keliling kampung, pakai satu mobil bak dikasih bedug, terus anak-anak kecil pakai pecis dan jilbab berjalan di belakangnya bawa semacam kerajinan dari bambu dan kertas biar meriah.

Pawai kecil-kecilan seperti ini juga terjadi di Semarang, hari Minggu sore lalu. Rombongan pawai melintas gembira dari gang ke gang sampai ujung jalan. Salah satu anak kecil berpecis yang ikut pawai, berlari mendekatiku, sembari menyerahkan secarik kertas.

Ternyata isinya jadwal waktu salat dan imsakiyah Ramadan 1440 H. Wah berfaedah sekali pemberiannya. Semoga orang-orang di Indonesia ini bisa terus saling berbagi manfaat.

Sehari sebelumnya, terjadi arak-arakan bernama Kirab Dugder di Kota Semarang. Itu loh, ritual setahun sekali yang jadi penanda Ramadan tiba. Menariknya kirab ini, selalu diarak seekor hewan imajiner yang disebut Warak Ngendok.

Perwujudannya adalah gabungan tiga binatang. Kepalanya naga, simbol Cina, badannya unta simbol Arab dan kakinya kambing simbol Jawa atau penduduk lokal.

Jadi diaraknya Warak Ngendok tinggi-tinggi itu, seakan menegaskan, toleransi harus selalu dijunjung tinggi. Seperti yang terjadi di Kota Semarang itu, walaupun ada Cina dengan Kampung Pecinannya, Arab dengan Kampung Kaumannya dan penduduk lokal, toh mereka bisa hidup berdampingan dalam damai.

Selamat Ramadan yaaa…

 

FOTO EKA SETIAWAN

Anak-anak berpawai kecil sambut kedatangan bulan Ramadan di Kota Semarang, Minggu (5/5/2019) sore di Kawasan Banyumanik.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like