Hidup Usai Teror Tak Pernah Kembali Sama

By

Kasus terorisme di Indonesia bukanlah fenomena baru. Namun, proses reintegrasi para pelaku yang pernah terlibat kasus dan kelompok teror masih seakan jadi hal baru.

Kesulitan reintegrasi menjadi salah satu penyebab maraknya residivisme terorisme. Mereka cenderung kembali ke kelompok lama karena merasa lebih diterima.

Tantangan reintegrasi memang seringkali tak sepenuhnya ada di masyarakat. Psikologi pelaku juga menjadi salah satu kendala yang membuatnya tak siap menerima perubahan yang terlalu signifikan.

Salah satu kisah diceritakan oleh perempuan muda. Setelah pulang dari Suriah dan sempat percaya akan janji ISIS, masalahnya tak sampai disitu. Ia harus menyaksikan bagaimana ayahnya harus menerima hukuman sebagai tanggung jawab atas keluarganya.

Padahal awalnya perempuan muda ini menemui ISIS di dunia maya dalam beberapa menit saja. Tapi dampaknya telah mengubah hidupnya jauh dari keadaan sebelumnya bertahun-tahun.

Kisah-kisah lainnya diceritakan dalam podcast serial KBR yang berkolaborasi dengan ruangobrol.id . Serial berjudul Hidup Usai Teror kali ini merupakan serial kedua yang dirilis oleh KBR.id .

Link untuk Mendengarkan Hidup Usai Teror 

Setiap minggunya, KBR akan merilis kisah-kisah baru. Bahkan dari kisah tersebut seringkali kita tak menyangka bahwa ancaman terorisme terjadi sangat dengan kita.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like