Polres Sukoharjo Gelar Terobosan Vaksinasi Malam Hari di Warung Wedangan

By
Kepolisian Resor (Polres) Sukoharjo melakukan berbagai upaya percepatan vaksinasi di wilayahnya. Seperti pada Senin (4/20/2021) malam, Polres Sukoharjo melakukan vaksinasi di warung wedangan.
Kegiatan itu dilakukan di Wedangan Handayani Kabupaten Sukoharjo. Warga termasuk mereka yang lanjut usia (lansia) divaksin di sana.
“Vaksinasi di malam hari dilakukan untuk memberi kesempatan kepada masyarakat yang karena kesibukannya tidak sempat mengikuti vaksinasi di siang hari,” ungkap Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan melalui keterangan tertulis yang diterima ruangobrol.id, Senin malam.
Pemilihan lokasi vaksinasi di warung wedangan, kata Wahyu, sebab merupakan kearifan lokal setempat. Masyarakat setempat sering menikmati malam di warung wedangan seperti ini.
“Ini strategi kami dalam rangka meningkatkan penyerapan vaksinasi,” lanjut Wahyu.
Tak hanya itu, tujuan lokasi warung wedangan sebagai tempat vaksinasi adalah upaya pemulihan perekonomian pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini terdampak pandemi Covid-19. Dagangan para PKL bisa laris dengan terobosan ini.
“Penerapan protokol kesehatan (prokes) tetap dilakukan, seperti memperhatikan jumlah pengunjung,” sambungnya.
Antusiasme masyarakat untuk mengikuti vaksinasi pada malam itu cukup tinggi. Total sebanyak 91 orang telah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis pertama jenis Sinovac.
Kapolres berharap melalui skema ini, percepatan vaksinasi masyarakat di Kabupaten Sukoharjo segera tercapai. Sehingga, penyebaran Covid-19 dapat ditanggulangi dan pandemi segera berakhir.
Salah satu peserta vaksinasi, Sri Hadi, mengemukakan dirinya sangat mengapresiasi kegiatan ini.
“Vaksinasi malam hari sangat membantu untuk masyarakat yang pada siang hari tidak sempat untuk vaksinasi karena kesibukannya,” kata Sri Hadi.
Dia juga berharap kegiatan ini bisa diikuti seluruh elemen masyarakat dan pandemi Covid-19 segera berakhir.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like