Pasutri Bersepeda Motor Keliling Semarang Bagikan Nasi Bungkus

By

Di masa pandemi Covid-19 ini, apalagi ditambah Pemberlakuan Pembataan Kegiatan Masyarakat (PPKM) banyak masyarakat yang terdampak langsung. Berangkat dari hal itu, pasangan suami istri (pasutri) ini memutuskan berkeliling Kota Semarang membagi nasi bungkus.

Pasutri itu adalah Fariz Fardianto dan istrinya Nur Khasanah. Fariz sehari-hari bekerja sebagai wartawan, sementara Nur Khasanah adalah aktivis yang banyak menyuarakan soal perempuan khususnya mereka yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART). Mereka bergerak pada Selasa 20 Juli 2021 bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah.

Mereka berboncengan sepeda motor, berangkat dari rumahnya di kawasan Layur Semarang Utara. Dua rekannya turut membantu. Tak kurang, 100 nasi bungkus dibagikan untuk warga di pinggir-pinggir jalan.

Ruas jalan di Kota Semarang yang dilaluinya mulai dari Jalan Kolonel Sugiono, sekitaran Pasar Johar, hingga Titik Nol Kilometer Semarang depan Kantor Pos Besar Semarang.

Mereka kemudian bergerak di sepanjang Jalan M.H. Thamrin sampai ke titik penyekatan Jalan Pandanaran Kawasan Randusari hingga ke sekitaran Tugu Muda sebelum ke Jalan MGR. Soegiyopranoto.

“Ini sebagai bentuk rasa kepedulian pada sesama warga di Kota Semarang yang terkena imbas pemberlakuan PPKM Darurat,” tulis Fariz kepada ruangobrol.id, Rabu 21 Juli 2021 lalu.

Nasi bungkus mereka dibagikan kepada tukang tambal ban, tukang becak, pemulung, tuna wisma hingga sejumlah lansia yang mereka temui di jalanan.

“Mudah-mudahan dapat meringankan beban mereka,” lanjutnya.

Kegiatan tersebut dinamainya “Berkurban untuk Pandemik”. Fariz menyebut, Idul Adha tidak hanya dimaknai berbagai daging kurban, juga berbagi rezeki. Dia berharap ini bisa menular ke masyarakat lain di Kota Semarang, agar terus saling bantu menolong mereka yang kesusahan.

“Kami ingin menunjukan bahwa pandemik dan PPKM Darurat tidak menjadi penghalang untuk meningkatkan rasa empati bagi warga kurang mampu. Kalau kita terus-menerus mengeluh tidak akan ada habisnya. Maka setidaknya kita bisa melakukan hal-hal kecil yang memberikan dampak positif,” tutupnya.

 

FOTO DOK. PRIBADI

Nur Khasanah, istri dari Fariz Fardianto ketika membagikan nasi bungkus ke lansia yang mereka temui di depan Museum Mandala Bhakti, kawasan Tugu Muda, Kota Semarang, Selasa 20 Juli 2021.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like