Lapas Semarang Siapkan Blok Khusus Napi Risiko Tinggi

By

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang akan memprogramkan blok khusus bagi narapidana yang berpotensi memiliki risiko tinggi.  Tempat khusus yakni Blok Risiko Tinggi (BRT) sedang dibuat.

“Program BRT (Blok Risiko Tinggi) akan mengoptimalkan bangunan yang sudah ada dengan membuat blok khusus di dalamnya,” ungkap Kepala Lapas Semarang Supriyanto melalui siaran pers yang diterima ruangobrol.id, akhir pekan lalu.

Pembangunan BRT di dalam lapas dengan mengoptimalkan bangunan yang ada, jelas Kalapas, di dasari berbagai pertimbangan. Di antaranya; jika membangun blok baru tentu akan memakan banyak waktu selain tentu saja membutuhkan biaya cukup besar.

Blok khusus itu, nantinya dilakukan pengamanan dan pengawasan ekstra. Di antaranya; peningkatan pengawasan melalui kamera pengawas, membatasi dan memperketat interaksi antarwarga binaan blok lain, memasang alat pendeteksi logam, detektor sinyal seluler dan berbagai pengamanan lainnya.

BRT sendiri merupakan pembaruan dalam upaya penanganan narapidana risiko tinggi di Lapas Semarang.

“Hal ini sejalan dengan konsep revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan di mana narapidana ditempatkan berdasarkan jenis dan tingkat risikonya,” tegas Kalapas.

Penggunaan BRT bisa menjadi jawaban dalam peningkatan kualitas praktik penyelenggaraan pemasyarakatan.

“Ini bukti keseriusan Lapas untuk mewujudkan komitmen dan upaya meningkatkan kualitas penegakan hukum serta memutus mata rantai praktik jaringan peredaran narkoba,” lanjutnya.

Kalapas juga menjelaskan, sementara ini bangunan baru tersebut masih kosong dan siap digunakan setelah assessment penempatan narapidana selesai. Penentuan serta penempatan narapidana risiko tinggi akan melibatkan anggota Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) untuk dapat disidangkan secara internal. Di blok ini akan diisi orang-orang yang dinilai potensial membangun jaringan.

“Maka dari itu kita bersama-sama menjaga lapas ini untuk menjadi lapas yang terbebas dari narkoba. Kerja sama pemasyarakatan dengan Polri dan BNN harus semakin kuat,” imbuhnya.

FOTO: DOK LAPAS SEMARANG

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like