Rhoma Irama

Madani Film Festival 2020 Hadirkan Enam Film Rhoma Irama

By

Secara resmi Madani Film Festival 2020 dibuka pada Jumat malam 20 November 2020. Festival film tahunan ini akan digelar hingga 4 Desember 2020 mendatang. Berbeda dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya yang digelar secara offline pada tahun ini Madani Film Festival sepenuhnya digelar secara online.

“Dalam pandemi, cara kerja dan bersosial berubah, juga cara festival yang tidak berkumpul dan bertemu di bioskop, tapi di rumah masing-masing, berpisah, tapi tidak mengurangi esensi dari festival madani,” kata Direktur Madani Film Festival 2020, Sugar Nadia pada malam pembukaan MFF 2020 yang disiarkan secara langsung melalui Kanal Youtube Dewan Kesenian Jakarta.

Madani Film Festival tahun ini mengangkat tema Re(dis)covery. Tema ini diambil dari kata recovery yang bermakna pemulihan, dan rediscovery yang berarti penemuan kembali. Madani Festival ingin membawa semangat menjadikan film sebagai medium dialog, bahwa di tengah upaya pemulihan selalu ada ruang bagi penemuan kembali hal-hal yang penting, sehingga umat manusia bisa selalu berada dalam upaya memperbaiki dan memaknai hidup.

“Di tengah upaya pemulihan bagi dunia yang tengah dilanda pandemi covid-19, selalu ada ruang bagi penemuan kembali hal-hal yang penting. Sehingga, umat manusia bisa selalu berada dalam upaya memperbaiki dan memaknai hidup,” kata Sugar.

Hadirkan Rhoma Irama

Sugar menambahkan bahwa pada penyelenggaraan Madani tahun ini berfokus pada sosok legenda Indonesia, Rhoma Irama. Sekalipun lebih dikenal sebagai seorang musisi, Rhoma Irama juga sangat produktif di dunia film, sejak kisaran 1970-an. Tercatat 29 film telah ia bintangi. Kesemua film tersebut hampir semuanya ditulis sendiri oleh Rhoma Irama.

Tak hanya ingin mengajak publik bernostalgia dengan film-film Rhoma Irama, programer Madani Film Festival melihat sosok Rhoma melalui berbagai filmnya, memberi pengaruh besar pada masyarakat Indonesia. Film-film Rhoma kerap menunjukkan keragaman masyarakat pada masanya, dan juga diisi dengan dakwah kritis terhadap pemerintahan Orde Baru.

Sebagian kritik itu, jika dilihat teliti, masih bisa relevan dengan kondisi saat ini. Maka selain menyediakan akses terhadap film Rhoma Irama, Madani Film Festival akan melengkapinya dengan pembacaan baru yang berupaya menemukan ulang, sebuah rediscovery dari makna film-film Rhoma Irama bagi Indonesia masa kini. Akan ada sebuah diskusi dan talk-show yang menghadirkan Rhoma Irama dengan Garin Nugroho.

Garin Nugroho menegaskan bahwa film-film Rhoma Irama akan bisa dinikmati oleh kaum muda saat ini karena masih relevan. Rhoma menunjukkan kegairahan anak muda dan pencarian diri pada film-filmnya.

“Tema kehadiran Rhoma Irama disini yaitu Recovery. Ada sebuah sejarah panjang tentang bagaimana menjalankan dakwah musik, politik dan globalisme dalam music rock. Ternyata hal ini telah menjadi sebuah revolusi yang kita lupakan atau tidak kita sadari. Dengan Festival Madani, kita berharap menemukan dan menghidupi peristiwa besar itu,” kata Garin Nugroho.

Pada Madani Festival tahun akan ditayangkan enam film Rhoma Irama. Yaitu, Berkelana 1 dan Berkelana 2. Kemudian Satria Bergitar, Perjuangan dan Doa, Gitar Tua Oma Irama dan Darah Muda. Keenam film ini sangat erat dengan nuasa dakwah.

Sementara itu , Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam video sambutanya menyampaikan menyambut baik penyelenggaraan Madani Film Festival 2020 di tengah pandemi. Menurut Anies, seni termasuk film adalah jendela kita untuk melihat dan menjangkau sesama. Masih menurut Anies, Film merupakan jendela untuk melihat dinamika kehidupan manusia untuk saling mengenal dan menghadirkan perasaan kebersamaan. Dari kebersamaan itu diharapkan memunculkan rasa persatuan.

“Festival film madani yang telah 3 tahun menyuarakan dan menggaungkan nilai-nilai itu. Pada tahun lalu mengjangkau 3000 pengunjung. Harapannya lebih banyak lagi pengunjung. Karena itu saya sampaikan aspirasi atas keputusan pengelola FFM untuk teta terlaksana sepenuhnya tetapi menggunakan metode daring,” kata Anies

Anies berpendapat temanya Recovery Rediscovery yang diangkat sangat relevan, sebagai upaya untuk bangkit agar aktif menemukan harapan, dalam suasana menantang di seluruh penjuru dunia di satu sisi dan di sisi lain perubahan dipercepat. Selain itu lanjut Anies, pihaknya juga mengapresiasi FFM dengan membuka ruang internasional dengan mengajak berbagai narasumber dari internasional.

“Kami mengapresiasi FFM mengajak narasumber dari internasional seperti dari dari Amerika Serika, Jerman, dari Belanda, bahkan bisa mengangkat perhatian sineas Afghanistan Thailand, di Iran dan tidak lupa, festival kali ini menampilkan legenda dakwah di ranah bduaya popular kita, film dakwah kita dari masa ke masa. Selamat, semoga semangat menemukan semnagta dan membawah harapan baru untuk dunia yang lebh baik untuk Indonesia yang lebih baik, untuk Indonesia,” tuturnya

Sementara itu Ketua Dewan Kesenian Jakarta Danton Sihombing secara singkat menjelaskan bahwa film yang diangkat dalam Madani Film Festival ini adalah gambaran dari Living Islam yang ada di masyarakat Indonesia khususya dan masyarakat Islam di dunia internasional. Film yang dihadirkan merupakan gambaran dari kehidupan sehari-hari dengan berbagai aspek dan perspektif yang ada di tengah masyarakat muslim.

“Sebagai festival, MFF 2020 mengambil satu relung yang unik, memposisikan dirinya sebagai perayaan alternatif yang inklusif dengan merangkul isu-isu yang dekat dari masyarakat muslim Indonesia,” jelasnya.

Sekadar diketahui pada Madani Film Festival tahun ini akan selain akan menampilkan film-film dari Indonesia juga akan menghadirkan film dari luar negeri. Seperti film dari negara-negara seperti Iran, Afghanistan, Thailand dan beberapa negara lain. Program-program Madani Film Festival dapat diikuti masyarakat luas secara online melalui platform Kwikku.com, Viddsee, serta kanal YouTube Madani Film Festival dan kanal YouTube Dewan Kesenian Jakarta

 

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like