Napi Lapas Semarang Nikahi Pujaan Hati di tengah Pandemi

By

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang menggelar prosesi akad nikah salah satu warga binaan pemasyarakatan (WBP) setempat, Senin  28 September 2020. Pernikahan di tengah pandemi Covid-19 itu dilaksanakan sederhana, tentunya karena salah satu mempelainya berstatus terpidana kasus penyalahgunaan narkotika.

Akad nikah berlangsung di Ruang Belajar Lapas Semarang, dimulai sekira pukul 11.00 WIB. Penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang memimpin prosesi itu.

Berdasarkan siaran pers dari Lapas Semarang yang diterima ruangobrol.id, terpidana yang menikah itu punya sapaan akrab Desi. Dia bisa menikahi pujaan hatinya di dalam lapas setelah mendapat persetujuan menikah dari Kepala Lapas (Kalapas) Semarang Dadi Mulyadi.

“Ya Alhamdulillah saya senang, bisa diizinkan untuk menikah di lapas. Bahagia rasanya karena bisa menikah setelah berpacaran dengan Sekar Ayu kurang lebih 2 tahun,” ungkap Desi.

Pria yang dipidana karena kasus penyalahgunaan narkotika dengan vonis 6 tahun itu tampil sederhana dengan mengenakan kemeja hitam.

Desi berjalan dari kamar hunian menuju ruang belajar untuk prosesi akad nikah penuh dengan rasa semangat walau sedikit gugup sambil menghafal ijab qobul.

Akad nikah pun berlangsung lancar dengan mas kawin seperangkat alat salat dan uang seratus ribu rupiah.

Secara lantang, Desi mengucapkan ijab qobul di depan penghulu. Pernikahan itu disaksikan pula oleh pihak kedua mempelai, petugas lapas dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan covid-19.

Sementara itu, sang mempelai perempuan langsung berurai air mata bahagia setelah mendengar ijab dari Desi. “Saya terharu. Perjuangan ini akan kita lalui bersama walau cinta kita terhalang oleh dinding jeruji besi,” ungkap Sekar Ayu.

Secara terpisah, Kepala Lapas Semarang, Dadi Mulyadi mengatakan, pernikahan di lapas merupakan hak narapidana selama di lapas. Prosesi dapat terlaksana apabila lengkap syarat substantif dan administrasinya.

“Acara pernikahan dilaksanakan atas permohonan pernikahan dari keluarga penjamin mempelai dan ijin menikah di Lapas dari KUA Kecamatan Ngaliyan,” jelasnya.

 

FOTO DOK. LAPAS KELAS I SEMARANG

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like