Dokter_Reisa_Broto_Asmoro_Ditunjuk_sebagai_Jubir_Covid-19-ruangobrol

Dokter Reisa Broto Asmoro Jadi Jubir, Begini Respons Warganet

By

Dokter Reisa Broto Asmoro ditunjuk menjadi juru bicara pemerintah penanganan Covid-19. Namun dr Reisa tidak menggantikan posisi Jubir sebelumnya, melainkan memperkuat tugas Yurianto dalam menyampaikan pesan edukasi ke masyarakat terkait pencegahan dan pemutusan mata rantai Covid-19. Khususnya dalam era masa transisi menuju normal baru.

Penunjukan Dokter Reisa itu disambut hangat oleh netizen di Indonesia. Misalnya budayawan Sudjiwo Tejo melalui akun @sudjiwotedjo: “usul, bikinlah peraturan agar warga yang bagusan gak pakai masker sebaiknya emang nggak usah pakai masker. Setuju, Cuuuk?

Sementara Influencer Deny Siregar misalnya melalui akun @Dennysiregar7 bertanya “jam berapa mau konpers lagi. Udah nungguin nih”

Sementara Prayudadimas Rizki melalui akun @prayudimas “iya setuju banget bank, jadi semangat hidup kl kek gini ada dr Reisa”

Sedangkan Akun NU Garis lucu melalui akunnya @Nugarislucu “Imun sih kuat, iman yang…” Di postingan yang lain @Nugarislucu menulis, “Wartawan: Mendengar analisa Anda barusan, pertanyaannya, kapan kita membicarakan masalah ini ke jenjang yg lebih serius?”

Dokter Reisa dalam penampilan perdananya mengajak masyarakat agar terus disiplin dalam menjalani rutinitas sehari-hari. Baik itu di rumah maupun di tempat kerja. Dia juga mengajak agar lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan agar bisa tetap produktif dan aman dari Covid-19. Sebab disiplin penting agar kehidupan kita semua tetap produktif dan terhindar senantiasa dari Covid.

Selain itu mantan pembawa acara Dr Oz Indonesia tersebut juga mengingatkan agar penggunaan masker penutup hidung dan mulut diganti setelah empat jam pemakaian dan harus diganti dengan yang baru, atau yang bersih.

Selain itu dokter yang pernah mengikuti ajang kecantikan seperti Puteri Indonesia Lingkungan dan Puteri Indonesia 2010 itu menyarankan agar masker wajib diganti apabila sudah basah atau terlalu lembab. Oleh sebab itu, dia menganjurkan agar masyarakat membawa persediaan masker apabila harus pergi keluar rumah.

Lebih lanjut Alumnus fakultas kedokteran Universitas Pelita Harapan dan Universitas Indonesia itu menyampaikan penggunaan masker harus tepat. Masker harus dipastikan benar-benar menutupi hidung, mulut hingga dagu.

Selain itu, dokter pemilik gelar Kanjeng Mas Ayu Tumenggung itu juga menjelaskan sebaiknya tidak menarik atau menurunkan masker dan tidak menyentuh bagian depan masker setelah digunakan beberapa saat. Untuk melepaskannya, cukup dengan memegang bagian tali atau pengait tanpa menyentuh bagian kain dan kemudian dibuang atau dicuci kembai untuk jenis masker kain.

Namun menurut Dokter Reisa, penggunaan masker ini hanya dapat efektif apabila seseorang yang memakainya juga menerapkan protokol kesehatan. Misalnya cuci tangan sebelum menggunakan masker. Hindari memegang area wajah, terutama mata, hidung, dan mulut. Jangan megang kain bagian depan masker, ketika digunakan.

Berdasarkan data hingga Hingga 9 Juni 2020 jumlah total keseluruhan positiv Covid 19 adalah 33,076 orang. Bertambah 1,043 Kasus dari hari sebelumnya. Sementara jumlah pasien yang dirawat berjumlah 19,739 orang. Sedangkan jumlah pasien sembuh berjumlah 11,414. Sementara  jumlah pasien meninggal 1,923 orang.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like