Mengenal Berbagai ‘Tools’ yang Digunakan Para Jihadis dalam Berkomunikasi (3)

By

2. Asrar Dadarshah

Asrar Dadarshah adalah pengembangan dari Asrar Mujahideen untuk enkripsi pesan dalam percakapan (chat) melalui layanan web messenger seperti Google Talk, Yahoo Messenger, Facebook Messenger, AIM, dan bahkan mIRC.

Asrar Dadarshah bekerja sebagai plug-in (program tambahan) dalam aplikasi Pidgin pada OS Windows 7 ke bawah. Tidak support untuk Windows 8 ke atas dan Pidgin pada OS Linux. Aplikasi Pidgin sendiri merupakan sebuah aplikasi yang memungkinkan seseorang untuk melakukan chat dengan berbagai akun lintas platform (YM, Google Talk, Facebook Messenger, dll) pada saat yang sama. Tinggal tambahkan masing-masing akun messenger itu ke dalam setelan Pidgin. Untuk lebih jelasnya tentang aplikasi Pidgin ini bisa Anda cari artikelnya di internet.

Cara kerja Asrar Dadarshah pada prinsipnya sama dengan dengan Asrar Mujahideen. Bedanya ini khusus digunakan untuk mengenkripsi percakapan saja. Syarat untuk bisa menggunakan Asrar Dadarshah adalah memiliki akun Asrar Mujahideen dan sudah bertukar public key dengan orang-orang yang akan diajak chatting.

Bedanya lagi Asrar Dadarshah ini bersifat real time encryption. Pada waktu Pidgin yang ber-Asrar Dadarshah on dan sedang chatting (online) kita seperti chattingan biasa. Huruf-huruf yang kita ketikkan langsung terbaca. Tapi begitu offline,pesan yang masih tertinggal di inbox messenger Facebook misalnya, sudah tidak bisa dibaca lagi. Isinya pasti berupa susunan huruf acak tidak karuan yang tidak bisa di-dekripsi lagi. Ini adalah kelebihan Asrar Dadarshah dibandingkan Asrar Mujahideen yang tidak mengenal kedaluarsa.

Dulu aplikasi ini sangat populer dan terutama sangat membantu para admin forum jihadi. Kami biasa melakukan koordinasi dan mendiskusikan terkait kerja forum melalui Pidgin ber-Asrar Dadarshah.

Saya misalnya. Bisa chatting dengan banyak orang lintas layanan messenger sekaligus tanpa membuka masing-masing aplikasi messenger bawaannya. Cukup buka Pidgin. Selebihnya Pidgin yang akan login ke masing-masing akun messenger yang saya miliki yang sudah di-setting sebelumnya ke dalam Pidgin ber-Asrar Dadarshah.

Kami merasa sangat nyaman dan aman karena isi percakapan kami tidak akan bisa terbaca oleh siapapun kecuali kami yang sedang online pada saat itu. Namun meskipun demikian, sebagaimana program atau aplikasi pada umumnya, aplikasi ini tetap ada kelemahannya. Yaitu :

Program Pidgin itu punya settingan default untuk menyimpan log (rekaman) dari apa yang kita ketikkan dan pesan yang kita terima sebelum dienkripsi oleh plug-in Asrar Dadarshah. Log ini ada di dalam sebuah folder yang dibuat otomatis oleh program Pidgin.

Jika pengguna Pidgin ber-Asrar Dadarshah lupa tidak menghapus centang pada pilihan simpan log otomatis ini, maka pesan-pesan yang dikirim maupun yang diterima dalam bentuk aslinya dapat ditemukan. Itulah mengapa betapa kami dulu selalu mengingatkan agar mematikan settingan simpan log otomatis lebih dulu sebelum mulai chatting.

Ada cerita pengalaman pribadi. Dulu tim cyber forensik-nya Densus berhasil menemukan beberapa log percakapan saya dengan kawan-kawan yang saya lupa tidak mematikan settingan simpan log otomatisnya. Tidak banyak, tapi cukup untuk membuat saya harus berjam-jam menjelaskan isi dan maksud percakapan itu.

Ada lagi kelemahan yang kedua, yaitu : harus memastikan dulu orang yang sedang terlihat online pada aplikasi Pidgin itu sedang online dari Pidgin yang ber-Asrar Dadarshah. Karena semua yang online baik dengan Pidgin ber-Asrar Dadarshah maupun yang tidak akan telihat sama. Tidak ada tanda yang membedakannya.

(Bersambung)

ilustrasi: Pixabay.com

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like