Khilafah

Terjebak Mimpi Khilafah

By

Khilafah menurut Wikipedia adalah sebuah sistem pemerintahan “Negara Islam” yang dipimpin oleh pemimpin yang mempunyai gelar khalifah dan secara politik khilafah berbasis Islam. Lebih simpelnya berupa suatu negara islam yang berlandaskan syariat Islam dan hukum islam seperti pada era Nabi Muhammad SAW dan Khulafaur Rasyidin (kekhalifahan rasyidin).

Dalam sejarah dunia, era pemerintahan khilafah sudah beberapa kali terjadi. Dimulai dari Khulafaur rasyidin, Ummayah, Abbasiyah, Fatimiyah dan lainnya. Di masa kekhalifahan tersebut terjadi periode “era keemasan Islam”. Dimana Islam mengalami perkembangan di bidang budaya, pengetahuan dan ekonomi disertai wilayah kekuasaan yang luas pada waktu itu menjadikan kekuasaan islam sebagai salah satu kekuatan. Namun, tak jarang dinasti menjadikan maraknya korupsi, nepotisme bahkan pejabat yang memperkaya diri. Perbudakan dan pelecehan terhadap perempuan kembali terjadi di Timur Tengah saat itu.

Pasca runtuhnya kekhalifahan Utsmani di Turki pada tahun 1923 telah menjadi akhir dari keberadaan khilafah di dunia. Kemudian mulai bermunculan gagasan dan narasi untuk membangkitkan sebuah negara dengan sisten khilafah berdasarkan Al-qur’an dan Hadist.

Kemunculan dan penyebaraan ajaran Wahabinisme dan salafis yang menginginkan permurnian Islam menyebar ke keseluruh dunia selama Perang dingin oleh pemerintah Arab Saudi telah membawa narasi kebangkitan khilafah ke seluruh dunia,terutama di negara mayoritas islam . Karena ajaraan wahabinisme beranggapan bahwa Islam harus kembali murni seperti di era Nabi Muhammad. Sehingga mendirikan Khilafah Islamiyah atau negara islam merupakan salah satu tujuan mereka dalam mencapai kemunrnian Islam.

Gagasan khilafah banyak dilakukan oleh beberapa gerakan bersenjata seperti Al-Qaeda di Timur tengah,Taliban di Afghanistan dan Jamaah Islamiyah di Asia tenggara. Dan dalam aksinya mereka menggunakan kekerasan yang menimbulkan korban jiwa untuk mencapai tujuan mereka mendirikan Khilafah di daerah mereka masing-masing

Dan menariknya pendukung ide khilafah tetap akan muncul, Kenapa ? Karena ide khilafah menarik bagi banyak pihak. Ide khilafah menawarkan sebuah konsep negara yang dijalankan secara Islam berdasarkan syariat Islam. Ide khilafah akan memberikan sebuah impian untuk hidup dibawah suatu pemerintahan Islam yang adil dan makmur tanpa adanya penindasan dan kesengsaraan. Ia menjanjikan kemakmuran dan janji untuk hidup dibawag naungan panji islam.

Apalagi hampir seratus tahun pasca keruntuhan kekhalifahan terakhir di Turki telah membuat banyak umat muslim yang merindukan akan keberadaan khilafah. Kemiskinan, penindasaan, negara korup, westernisasi, kesengsaraan dan imperialisme barat telah membuat banyak umat muslim merasakaan kemarahan dan kekecewaan. Itu membuat mereka berpikir jika hidup dibawah naungan khilafah dan hukum islam maka keadaan ekonomi dan keselamatan mereka akan terjamin.

ISIS bisa dibilang cukup berhasil menggunakan situasi tersebut dengan menyebarkan propaganda tentang narasi hidup dibawah khilfah Islam, mereka menjanjikan kemakmuran secara ekonomi, agama dan pendidikan. Mereka berhasil membuat ribuan orang datang dari seluruh dunia ke wilayah mereka. Mereka memberikan mimpi yang diinginkan oleh ribuan orang dari seluruh penjuru dunia. Sebuah mimpi yang kelak akan menjebak mereka ke dalam kesengsaraan dan kematian. banyak orang yang menyadarinya ketika mereka terjebak didalam hukum ISIS yang berlawanan dengan Hukum Islam dan terjebak dalam medan tempur.

Seperti yang artikel yang ditulis oleh Imam Pradiyoko di DW. “Ide tentang khilafah, bagi sebagian kalangan muslim, tetap akan menarik. Apalagi, jika mereka merasakan ketidakadilan. Dan celakanya, perasaan ketidakadilan ini terkadang amat subyektif, dan amat situasional.”

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like