Kita Semua Punya Privilege

By

Pengangkatan Putri Tanjung sebagai staf khusus presiden disebut-sebut sebagai privilege. Hal itu karena Putri merupakan anak konglomerat Chairul Tanjung. Umurnya yang muda dianggap belum sehebat itu. Ah netizen julid.

Sebelum Putri Tanjung, ada Risa Santoso yang jadi rektor di usia 27 tahun. Ia merupakan lulusan University of California Amerika Serikat dan Harvard University. Ia dilantik sebagai rektor Institute Teknologi dan Bisnis Asia milik Ayahnya, November lalu. Privilege katanya.

Adapun katanya orang kaya punya privilege untuk lebih pintar. Pasalnya, mereka punya akses lebih untuk kursus ini itu dibanding anak orang biasa. Benarkah demikian?

Privilege merupaka istilah yang berasal dari bahasa Inggris. Privilege adalah a special right, advantage, or immunity granted or available only to a particular person or group [hak khusus, keuntungan, atau kekebalan yang diberikan atau tersedia hanya untuk orang atau kelompok tertentu].

Apakah privilege bisa kita dapatkan? Tentu sudah. Para pengunjung ruangobrol.id punya privilege lho? Apa itu? Bisa membaca. Masih banyak orang di zaman ini yang tidak bisa membaca. Karena apa? Keterbatasan akses, pendidikan, ekonomi dan lain-lain.

Orang pantai punya keuntungan untuk belajar renang lebih banyak di laut dibanding orang pedalaman. Tapi ada resiko abrasi. Rumah yang dekat sungai punya keuntungan dapat air lebih banyak dibanding yang jauh dari sungai. Tapi dia punya resiko banjir lebih besar tentunya.

Indonesia juga memberikan hak khusus bagi warganya. Tanahnya mudah ditanami, hujan turun dengan baik, tidak ada salju dimana itu merupakan keuntungan khusus yang tidak didapatkan saudara kita di Afrika atau Eropa.

Yang berbeda adalah bagaimana akses terhadap hak itu. Ada yang cepat, ada yang butuh proses. Tapi pada dasarnya, semua punya hak atau keuntungan khusus tersebut. Lagian, setiap keuntungan ada hal lain yang justru tidak kita dapatkan. Ada kelebihan, ada kekurangan.

Sebenarnya kita hanya perlu mensyukuri dan tidak menggunakan privilege itu sebagai kesewenang-wenangan terhadap orang lain. Apalagi sampai menyakiti dan melukai orang lain. Hak tersebut juga harus digunakan sebaik mungkin, bagusnya bahkan berguna bagi orang lain.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like