Pilih Jurusan

Pilih Jurusan Bikin Galau

By

“kamu mau pilih jurusan apa ?”

“pilih jurusan yang gak ada belajar matematika aja”

“udah, kamu masuk jurusan *******  aja”

Kata-kata diatas pasti sering didengar oleh orang-orang yang akan melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi atau kuliah. Bagi pelajar SMA,terutama pelajar yang sudah memasuki kelas 3. kata-kata tersebut akan sering mereka dengar dari orang-orang sekitar. Baik dari lingkungan pertemanan dan keluarga.

Pemilihan jurusan perkuliahan dapat mengakibatkan kebingungan dan kegaluan parah(selain cinta) bagi orang-orang yang ingin kuliah. Pemilihan jurusan perkuliahan sebenarnya dapat dipilih berdasarkan minat dan kemampuan yang dimiliki oleh individu tersebut.namun pada kenyataannya,tidak semudah yang dibayangkan.

Pemilihan jurusan kuliah kadang dapat menimbulkan kegalauan,kebingungan bahkan depresi . Karena memilih jurusan katanya menentukan masa depan dan jenjang karir orang tersebut. Sehingga memilih jurusan kuliah tidak boleh sembarangan dan harus memilih jurusan yang memiliki prospek yang cerah untuk kedepanya.

Namun, kerap kali problematikan selalu muncul dalam memiih jurusan. Misalnya, jurusan yang diminati tidak sesuai dengan jurusan ketika SMA,misalnya siswa peminatan IPS tidak bisa memilih jurusan kuliah Information Technology (IT) karena syaratnya harus berasal dari SMA jurusan IPA.

Adanya tekanan dari orang tua, Tekanan dan paksaan orang tua adalah penyebab umum terjadinya kegalauan dalam memilih jurusan kuliah. Biasanya orang tua  akan memaksa anaknya untuk masuk jurusan kuliah yang mereka anggap memiliki prospek yang cerah, padahal tidak sesuai dengan minat sang anak. Biasanya orang tua akan mengacam tidak mau membiayai kuliah anak bila tidak mau masuk jurusan yang mereka kehendaki.

Persaingan yang ketat untuk masuk jurusan tertentu juga menjadi alasan orang-orang dalam memilih jurusan, semakin favorit suatu jurusan di universitas negeri maka akan sangat sulit untuk diterima dijurusan tersebut melalui SNMPTN,SBMPTN, bahkan jalur mandiri.

Tapi banyak terjadi kasus, dimana sangking galaunya seseorang dalam memilih jurusan kuliah. Orang tersebut mengikuti jurusan yang sama dengan temannya.ketika saya SMA beberapa guru sering mewanti-wanti agar tidak kuliah mengikuti teman atau pacar karena beresiko besar bila tidak mampu menguasai materi dijurusan tersebut dan merasa salah jurusan.

Kegalauan dan tidak adanya dukungan orang tua mungkin telah membuat banyak mahasiswa dan mahasiswi memasuki jurusan tidak sesuai dengan minat mereka. mungkin banyak mahasiswa yang merasa salah masuk jurusan dan berakhir dengan nilai kuliah yang buruk atau Drop Out.

Sebenarnya kegalauan dalam memilih jurusan kuliah dapat dihindari dengan persiapan yang matang. Bila ingin memilih jurusan favorit. Selama SMA kita harus fokus memiliki nilai yang tinggi dan memadai agar bisa lolos melalui SNMPTN. Pihak sekolah juga harus memberikan konsuling kepada siswa agar mereka tidak bingung dalam memilih jurusan kuliah untuk.

Mendapatkan dukungan orang tua juga sangat penting. Sebagai pihak yang membiayai kuliah, mendapat dukungan finansial dan moral dari orang tua akan membantu kelancaran dalam memilih jurusan. Bila orang tua masih bersikeras dengan pilihan mereka, ajaklah merka berdiskusi secara perlahan mengenai pilihan kalian dalam berkuliah.sampaikan kepada mereka bahwa bakatmu ada pada jurusan yang kamu minati.

Jika orang tua yang kita ajak berdiskusi adalah tipe orang tua authoritarian dan keras kepala, mungkin akan memerlukan usaha yang ekstra dan ketahaban hati dalam menyakinkan mereka.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like