Indonesia

Indonesia Dicinta Hingga Dihina Rakyat Sendiri

By

Negara miskin, penuh konflik, rusuh, banyak penduduk itulah yang biasa dikenal tentang Indonesia. Negara yang masih jauh dari kata maju, sering sekali di pandang sebelah mata oleh dunia. Kalau ada kekonyolan terjadi, netizen selalu menyebut status ‘negara ber-flower‘ (baca : negara berkembang).

Wikipedia bilang, negara berkembang adalah istilah yang umum digunakan untuk menjelaskan suatu negara dengan kesejahteraan material tingkat rendah. Karena tidak ada definisi tetap negara berkembang yang diakui secara internasional, tingkat pembangunan bisa saja bervariasi di dalam negara berkembang tersebut.

Oke, bisa diakui hal tersebut benar. Kita masih jauh dari negara Jerman yang banyak dari rakyatnya sudah sejahtera. Dari segi popularitas juga kadang kita dianggap tak keren, bahkan saya pernah bertemu orang di luar negeri yang ternyata gak tahu Indonesia.

Tapi yang bikin sedih adalah masih banyak masyarakat yang malah ngehina bangsanya sendiri. Berkaca juga dari pengalaman Pak Habibie ketika dia memulai karya-karyanya untuk Indonesia agar mandiri dengan PT. DI nya, PT. PAL nya, PT. Pindad nya, dan mau buat mobil nasional nya sendiri. Tapi rakyat tidak siap karena tidak percaya dengan bangsa sendiri. Siapa yang pertama kali menghina? Bangsanya sendiri.

Tapi, banyak kok pemuda-pemudi yang telah mematahkan anggapan buruk terhadap negara kita secara perlahan. Startup, bisnis, pendidikan, karya anak indonesia mulai banyak memajukan perekonomian, teknologi, dan pendidikan bangsa ini.

Salah satunya PT. Nodeflux Teknologi Indonesia, sebuah perusahan yang begerak di bidang artificial intelligence. Yang biasa kita ketahui, AI itu dipakai oleh negara negara maju. Namun, mas Meidy Fitranto berani untuk memulainya dan membuatnya di Indonesia

Berita membahagiakan lainnya, pada tanggal 10 november lalu. Indonesia mendapatkan kado istimewa dari muda mudinya, berupa:
1. Kemenangan Minions di China Open 2019 4 tahun berturut-turut
2. Indonesia lolos AFC U-19 2020 dengan menahan DPR Korea 1-1
3. Claudia juara The Voice of Germany 2019

Pengembangan diri, kemajuan teknologi, ekonomi bisnis memang masih harus dikembangkan lagi. Yang penting, kita harus selu bangga dengan negara dan bangsa kita. Jangan merasa minder dengan negara lain. Coba ja deh, perhatiin. Banyak looh negara negara luar yang juga belajar langsung dari Indonesia dan orang-orang nya.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like