Mengenang 13 Tahun Gempa Yogyakarta

Arya Wirawan Maulana
Arya Wirawan Maulana
2 Min Read

Hari ini tepat 13 tahun gempa bumi melanda Yogyakarta dan sebagian wilayah Jawa Tengah. Gempa yang berpusat di kabupaten Bantul 27 Mei 2006 silam menyebabkan ribuan orang meninggal dunia. Gempa 2006 terjadi sekitar pukul 05.55 WIB, berkekuatan 5,9 Skala Richer mengguncang bumi Yogyakarta sekitar 57 detik, menghancurkan ratusan ribu rumah dan menyebabkan ribuan orang meninggal.

Dari data BPBD Bantul, jumlah korban meninggal di wilayah Bantul ada 4143 korban tewas, dengan jumlah rumah rusak total 71.763, rusak berat 71.372, rusak ringan 66.359 rumah. Total korban meninggal gempa DIY dan Jawa Tengah bagian selatan, seperti di Klaten, tercatat mencapai 5.782 orang lebih, 26.299 lebih luka berat dan ringan, 390.077 lebih rumah roboh akibat gempa waktu itu.

Setelah 13 tahun, jagat twitter kembali mengenang peristiwa ini dengan tagar #13TahunGempaJogja. Tagar ini menjadi topik yang banyak dibicarakan di Indonesia dengan berbagai cuitan yang berisi kisah mereka ketika gempa mengguncang Yogyakarta dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada pagi hari 27 Mei 2006 silam.

Pimred ruangobrol.id Rosyid Nurul Hakiim juga merupakan salah satu saksi hidup peristiwa ini. Pada saat gempa berlangsung, Hakiim merupakan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Hakiim menceritakan bahwa pagi itu Yogyakarta mengalami kerusakan yang cukup parah. Hakiim juga turun langsung membantu dengan menjadi salah satu penerjemah bagi “Dokter Lintas Batas” salah satu Non-Governmental Organization (NGO) yang memberikan bantuan kesehatan pada para korban gempa. Menurutnya warga Yogyakarta merupakan warga yang sangat solid saling bekerjasama dalam menghadapi situasi yang sangat sulit tersebut.

Belajar dari peristiwa 13 tahun lalu yang menimpa Yogyakarta dan sekitarnya, yuk kita tanamkan nilai-nilai tenggang rasa, saling bekerjasama dengan baik, dan tidak memandang suku agama dan ras. Jangan hanya saat situasi sulit seperti bencana saja tetapi juga pada kehidupan sehari-hari ya!

Foto: https://twitter.com/search?q=%2313TahunGempaJogja

Share this Article
Arya merupakan social media analyst ruangobrol.id. Arya Wirawan Maulana merupakan lulusan Hubungan Internasional UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Leave a comment