Antara Vanessa, Dian dan Nur : Cinta Orang Tua Melampaui Kesalahan Anaknya

By

“Peluk Erat Sang Ayah, Tangis Vanessa Angel Pecah”, itulah salah satu berita di antara kumpulan berita clickbait yang saya temukan di portal online.

Tenang dong netijen… ini bukan kasus si selebriti yang mau kita bahas kok. Ini cuman mau bahas pertemuan Vanessa dan ayahnya aja kok.

Pada berita disampaikan bahwa saat itu merupakan momentum pertama kalinya sang ayah dan anak ini bertemu, setelah Vanessa mendekam di dalam penjara.

Satu hal yang membuat saya terharu dan kaget ketika di momen ini adalah saat Vanessa dan ayahnya saling berpelukan.

Vanessa yang mengenakan kemeja berwarna putih terekam memeluk erat ayahnya sambil menangis dan meminta maaf.
Ayah Vanessa pun menyambut pelukan itu sambil mengusap-usap punggung putrinya tersebut.
“Iya nggak apa-apa,” ucap Doddy menenangkan anaknya yang sedang terjerat kasus hukum itu.

(https://today.line.me/ID/article/z9W76j?utm_source=washare)

Siapa sih, yang gak terharu kalau lagi nonton atau membaca atau mendengar sebuah kabar yang berhubungan dengan kasih sayang dan cinta…?
Apalagi ini berhubungan keluarga, antara seorang anak dengan ayahnya.
Selain terharu, apa hal yang membuat saya kaget?

Ya, ketika Vanessa meminta maaf kepada ayahnya, dan ayahnya menjawab dengan tenang “enggak apa apa”.

Begitulah orangtua, cinta dan kasih mereka melampaui kesalahan anaknya.

Apakah dengan kesalahan dan dapat membuat malu nama keluarga, lantas ia dicoret dari kartu keluarga dan tidak lagi diakui sebagai anak?? Tentu tidak.
Kalau iya, ngapain ayahnya capek-capek buang-buang waktu jenguk anaknya. Ya.. Bisa-bisa dicuekin karena telah menjadi anak durhaka.

Malah, sang ayah memberikan dukungan kepada Vanessa untuk selalu berdoa, kuat dalam menghadapi masalah dan persidangan. Dan juga agar ikhlas, tabah, dan mendekatkan diri kepada Allah.
Bahkan sang ayah juga membawakan seperangkat alat salat. (Hal ini didapat dari paparan sang ayah ketika diwawancara).

Begitupun dengan Dian Yulia Novi. Salah satu buruh migran di film dokumenter Pengantin, bikinan Prasasti Production.

Ingatkah kalian, ketika ibunya Dian mengetahui kasus yang menimpa anaknya?? Ya, beliau kaget dan menangis. Beliau tak menyangka anaknya berbuat demikian.

Namun, apakah sang ibu cuek dan tidak mengakui anaknya? Tidak!
Bahkan ketika sang ibu mengetahui Dian telah melahirkan cucu pertamanya, sang Ibu yang sedang dalam kondisi keterbatasan ekonomi, rela membeli beberapa barang untuk cucunya yang akan dia kunjungi di penjara.
Bahkan sang Ibu sempat menawarkan diri untuk mengurus cucunya itu.

Cinta yang tak ada batasnya!

Dari contoh kisah di atas, benar benar relate dengan apa yang saya alami.

Pergi ke Suriah, untuk hidup di bawah naungan “khilafah” atas kemauan sendiri.
Bahkan awalnya saya ingin berangkat sendiri dan tidak peduli dengan orangtua saya, yang mana mereka selalu cuek ketika saya memberi kabar perihal khilafah.

Tapi apa, akhirnya hati orangtua luluh sampai mengorbankan semuanya, jiwa dan harta mereka demi menjaga anak dan keluarganya.

Dan sekarang, ketika kembali ke Indonesia. Ayah harus kehilangan pekerjaan dan menjalani proses hukum.
Begitupun dengan Bunda. Beliau menjadi kepala keluarga dan harus mengurusi rumah tangga ini dan memulai lagi dari nol.

Ketika pertama kali saya mendengar kabar bahwa ayah saya harus menjalani proses hukum, saya tidak bisa menahan air mata saya di hadapan polisi yang mewawancarai saya.

Lantas, apakah Ayah dan Bunda memarahi saya habis-habisan, menyalahkan, mencoret saya dari kartu keluarga?? Tidak sama sekali, tidak.

Tapi, malah terus mensupport saya dan saudara-saudara saya untuk terus maju menggapai cita-cita kami. Bahkan, mereka jarang sekali mengeluh. Malah mereka terus berusaha agar saya dan saudara tetap bahagia…

Semoga, teman teman bisa mengambil pelajaran dari kisah ini, akan kasih sayang orang tua yang tidak ada habis dan batasnya.
Bahkan dalam kondisi apapun, mereka rela mengorbankan segalanya demi kebahagian buah hatinya.

Semoga Allah melindungi dan memberkahi orang tua dan keluarga teman teman semua…

Alhamdulillaahirobbil’aalamiin

Sumber gambar: https://images.app.goo.gl/Xcbc4RFVXNaH3VEB8

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like