Yogyakarta dalam Jepretan Kamera

By

 

Titik Nol Kilometer

Inilah titik yang selalu dilewati oleh hampir semua wisatawan yang hendak ke Benteng Vredeburg, Pasar Beringharjo, atau kawasan Malioboro. Di sore hari tempat ini menjadi tempat yang paling ramai  untuk berfoto. Banyak juga fotografer pemula maupun profesional yang mangkal di sini untuk mendapatkan momen yang bagus buat karya fotografi mereka.

Penampakan salah satu fotografer yang sedang asyik dengan kameranya

Monumen Peringatan Serangan Umum 1 Maret 1949

Monumen ini dibangun untuk memperingati peristiwa heroik para pejuang Indonesia yang berhasil menguasai kembali kota Yogyakarta selama 6 jam dalam sebuah operasi militer yang sangat brilian.

Tujuan utama dari rencana itu adalah bagaimana menunjukkan eksistensi TNI dan juga tentunya menunjukkan eksistensi Republik Indonesia kepada dunia internasional. Alasan yang mendasarinya karena Yogyakarta adalah Ibukota RI, sehingga bila dapat direbut walau hanya untuk beberapa jam, akan berpengaruh besar terhadap perjuangan Indonesia melawan Belanda.

 

Suasana Sore di Jalur Pedestrian depan Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 yang ramai namun cukup tertib dan rapi

Jalan Malioboro yang Legendaris, salah satu tempat favorit orang berfoto

Suasana Malam di Kawasan Malioboro

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like