Manchester United dan Manchester City, Sama Kota Beda Lahir Batin

The Red Army dan The Citizens memang memiliki militansi yang tidak diragukan sehingga Derby Manchester selalu seru meski posisi Manchester United saat ini tidak sebaik Manchester City.

By

Siapa diantara kita yang menjadi The Red Army atau Citizens? Penggemar bola pasti paham julukan ini ditujukan kepada siapa. Yaps, The Red Army adalah julukan untuk fans garis keras sang Legenda Manchester United. Sedangkan Citizens adalah julukan untuk fans Manchester City.

Baik United dan City memang tidak banyak berhubungan baik dalam perjalanannya. Mirip-mirip kalau Persija vs Persib di Indonesia. Tapi kalau Jak Mania sama Bobotoh kan gak sekota, kalau ini kan satu kota. Kok bisa?

Kandang Manchester United (MU) lokasinya tidak benar-benar berada di kota Manchester namun lebih pinggir. Sedangkan Etihad Stadium, kandang Manchester City (City) berada tepat di tengah kota. Itulah mereka menjuluki mereka sebagai sebagai “The Citizens” karena merasa sebagai penduduk asli. Namun, MU lebih lama terbentuk dibanding City lho.

Perbedaan lain yang sering disebut oleh fans MU adalah bagaimana MU merupakan sekolah terbaik bagi pemain-pemain terbaik. The Red Devils itu telah meluluskan pemain seperti Gigs, David Beckham, Keane, Rud Van Nistelrooy, Wayne Rooney bahkan pemain terbaik Christiano Ronaldo. Sedangkan City terkenal dengan capital yang besar sehingga bisa membeli pemain mahal sekalipun seperti David Silva yang dibentuk di Valencia atau Tevez pemain yang pernah menjadi andalan Boca Juniors.

Soal perbandingan juara, MU telah mengoleksi 68 gelar mulai dari Liga Champions, Liga Premier Inggris dan Liga lainnya. City hanya mampu meraih 30 gelar sejauh ini. Sayangnya, untuk mencapai juara musim ini, MU nampak kesulitan karena posisinya masih di urutan ke 6 setelah kalah 4-0 dari Everton kemarin. Sedangkan City dengan kokohnya berada di posisi 2.

Kedua klub ini memang berbeda secara lahir batin baik dari segi fans maupun pemain. Namun, mereka pernah akur lho! Sebelum Perang Dunia Kedua, sebagian besar pendukung sepak bola di Manchester menyaksikan City dan United secara bergantian, setiap minggunya. Setelah perang, persaingan kuat kedua klub menjadi berkembang dan menjadi tidak biasa.

Padahal mereka sama-sama jago, kenapa sih berantem? Kenapa gak akur aja. Adu prestasilah tanpa harus menjelekkan yang lain. Apalagi satu kota kan? Dampaknya apa coba? Kedua fans bakal ‘panas-panasan’. Kita nyaris gak bisa pakai baju MU atau merah di tengah kota Manchester karena disana dianggap wilayah jajahan City. Akibatnya kan wisatawan bisa gak nyaman karena hal ini. Persaingan hobby malah jadi konflik. Semoga kita gak seperti itu ya.

Derby Manchester besok, siapa nih jagoan kalian? Manchester City atau Manchester United?

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like