Purana Festival, Menebar Kebahagiaan Lewat Mendongeng

By

Dongeng adalah salah satu cara yang menarik untuk menanamkan sekaligus menyebarkan nilai-nilai kebaikan. Sebagai salah satu bentuk sastra lama, dongeng juga bisa jadi cara yang tepat untuk membangun budaya literasi masyarakat.

Berangkat dari situlah, Dongeng Keliling Project (Doing Project) menggelar Purana Festival. Mereka menggelar serangkaian acara di Kota Solo, yang sudah dimulai akhir Maret lalu dan akan selesai pada 20 April mendatang.

Humas Doing Project, Tsany Khoiriyah, melalui siaran pers yang diterima ruangobrol.id, Senin (10/4/2019), menjelaskan, Purana Festival merupakan sebuah rangkaian bercerita yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat dengan tujuan mengembalikan budaya bertutur di Kota Solo.

Dia menambahkan, serangkaian kegiatan itu menangkat tema “Bertoleransi dalam Imajinasi”.

“Acara ini mengkolaborasikan kearifan lokal, nilai budi pekerti serta menumbuhkan pentingnya budaya literasi, yang nantinya dikemas dalam sebuah pagelaran dongeng,” kata Tsany.

Serangkaian acara yang mewarnai Purana Festival, di antaranya; Kreta Purana Goes to School. Kreta merupakan akronim dari Kreasi dan Bercerita. Kegiatan itu sudah dilaksanakan pada Jumat (29/3/2019) lalu di SD Negeri Gulon, Jebres, Solo.

“Itu merupakan acara pembuka,” lanjutnya.

Kegiatan kedua pada rangkaian Purana Festival adalah Workshop Sinau Dongeng, akan dilaksanakan pada Sabtu (13/4/2019) di Waroeng Top Insipirasi Sumber Solo. Pengisi acaranya; Rona Mentari sekaligus pendiri Rumah Dongeng Mentari.

Kegiatan ketiga festival itu adalah Pagelaran Dongeng Solo, yang dijadwalkan digelar pada Sabtu (20/4/2019) mendatang di Taman Cerdas Soekarno-Hatta, Jebres, Solo.

Pagelaran Dongeng Solo merupakan acara puncak dari Purana Festival. Pengisi acara pagelaran itu, di antaranya Ariyo Zidni alias Kak Aio seorang International Storyteller. Acara itu juga akan diisi Musical Storyteller yaitu Kanya Cittasara (Kanyasaurus) dan Achmad Zakaria Dharmawan (Kak Anggi).

Ketua Pelaksana Purana Festival, Khoirul, mengatakan pada kegiatan itu pihaknya juga menggandeng berbagai komunitas dongeng, seperti; Komunitas Dongeng Kinciria dan Rumah Dongeng Mentari.

Sementara pemilihan Taman Cerdas Soekarno-Hatta, Jebres, Solo, sebagai lokasi acara puncak Purana Festival karena lokasinya yang strategis dan ramah anak.

“Sesuai dengan namanya Purana Festival, di sini kita bisa belajar bersama sambil bermain lewat cerita-cerita bahagia,” ujar Khoirul.

Dia berharap, pagelaran mendongeng dapat meningkatkan budaya bertutur dan bercerita di kalangan masyarakat, terutama di Kota Solo.

 

FOTO DOK. DOING PROJECT

Panitia dan pengisi acara berfoto bersama para siswa SD Gulon, Solo, selepas kegiatan Kreta Purana Goes to School, Jumat (29/3/2019) lalu.  

 

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like